Mengisi Shaf Yang Kosong

Rapikan (luruskan dan rapatkan) shaf kalian, sesungguhnya rapinya shaf termasuk bagian menegakkan sholat. (HR. Bukhari)

Bagi teman-teman yang sholat berjamaah pasti sudah akrab dengan hadits di atas. Iya, sang imam sebelum melaksanakan sholat berjamaah biasanya suka mengingatkan makmum untuk merapikan dan meluruskan shaf.

Salah satu dari merapikan dan meluruskan shaf ini adalah mengisi shaf yang masih kosong, entah itu di shaf pertama, kedua atau di shaf-shaf di belakangnya. Ternyata ganjaran bagi makmum yang mengisi shaf yang masih kosong luar biasa besar.

Baca kelanjutannya…

Kurma oh Kurma…

Kurma

Kurma

Ada dua kesenangan yang akan diperoleh oleh orang yang berpuasa, yaitu ketika berbuka puasa dan ketika bertemu dengan Rabb-nya, seperti hadits berikut ini :

Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Rabbnya.
(HR Bukhari Muslim)

Dan kira-kira apa yang terbayang di benak kita menjelang berbuka puasa? Kolak, bubur kacang ijo, es campur, jus, gorengan, kue dan penganan yang manis-manis atau beragam makanan yang menggiurkan lainnya?! Tidak bisa dipungkiri, sederet minuman dan penganan itulah yang muncul ketika kita berniat membatalkan puasa. Memang, berbuka puasa dengan beragam minuman dan makanan seperti tesebut di atas adalah sesuatu hal yang lumrah dan wajar. Namun, bukankah minuman dan penganan tersebut memiliki efek samping yang kurang bagus disaat tubuh istirahat dari makan dan minum selama seharian penuh?

Silahkan dilanjutin bacanya… :)

Jum’at adalah Hari Raya Penghuni Surga

Tahukah kamu bahwa hari Jum’at adalah Hari Raya para penghuni surga?

Di akhirat, lebih khususnya suasana di Surga nanti juga memiliki hari-hari sebagai penanda waktu seperti di dunia. Jika di dunia di mulai dari Ahad, sementara di Surga dimulai dari Jum’at kemudian Sabtu, Ahad, dst. Setiap hari penghuni Surga akan saling kunjung-mengunjungi. Anak akan mengunjungi orang tua, para murid akan mengunjungi gurunya, umat-umat mengunjungi nabi-nabi dan begitu pula sebaliknya. Puncaknya adalah hari Jum’at, dimana hari itu merupakan hari raya bagi penghuni surga. Sebab, pada hari itu merupakan hari yang dikhususkan untuk menemui ALLAH SWT.
(Diambil dari rujukan kitab Al-Jauhar Al Mauhub)

Hikmah Sholat Dhuha

Oleh : M. Khalilurrahman Al Mahfani

Sholat Dhuha hukumnya sunah muakkad. Oleh karenanya, siapa saja yg ingin memperoleh pahala dan keutamaannya silahkan mengerjakan dan tidaklah berdosa apabila meninggalkannya. Namun Rasulullah saw senantiasa mengerjakan sholat Dhuha.

Rasulullah adalah teladan utama dalam segala hal. Beliau tidak akan mewasiatkan atau memerintahkan sesuatu sebelum mengerjakannya. Demikian pula dengan sholat Dhuha.

Menunaikan sholat Dhuha selain sebagai wujud kepatuhan kepada ALLAH dan Rasul-NYA, juga sebagai perwujudan syukur dan takwa kepada kepada ALLAH karena ALLAH Maha Hikmah. Apapun amal ibadah yang disyariatkan akan mengandung banyak keutamaan dan hikmah.
Dan di antara keutamaan dan hikmah dari sholat Dhuha adalah sebagai berikut :

Selengkapnya…

Keutamaan Hari Jum’at

Wahai kaum muslimin… Allah telah menganugerahkan bermacam-macam keistimewaan dan keutamaan kepada umat ini. Diantara keistimewaan itu adalah hari Jum’at, setelah kaum Yahudi dan Nasrani dipalingkan darinya.
Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda:

Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jum’at sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jum’at sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jum’at, Sabtu dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk. (HR. Muslim)

Selengkapnya…

Di Balik Puasa Sunnah Senin-Kamis

Mengapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita mesti puasa sunnah pada tiap hari Senin dan Kamis? Dalam sebuah hadits yang disampaikan oleh Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda :

“Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Puasa yang dilakukan secara rutin dapat memberikan banyak manfaat bagi fisik/lahiriah maupun jiwa/bathiniah.

Hal ini juga diakui oleh beberapa orang ahli dari Barat yang non-muslim, seperti Allan Cott M.D (Amerika), Dr. Yuri Nikolayev (Rusia) dan Alvenia M. Fulton (Amerika).

Selengkapnya…

Rahasia-rahasia Wudhu dari Segi Kesehatan

wudhu

Wudhu adalah senjata bagi seorang mukmin. ALLAH SWT berfirman :

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan sholat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kai, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dlm perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yg baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. ALLAH tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi DIA hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-NYA bagimu supaya kamu bersyukur.”
(QS. Al-Maidah: 6)

Wudhu bukan hanya sekedar membersihkan anggota tubuh yg zahir, juga bukan sekedar mensucikan tubuh secara teratur beberapa kali dlm sehari, tetapi pengaruh kejiwaan dan kemuliaan ruh yg dirasakan oleh seorang muslim setelah berwudhu lebih dalam dari sekedar apa yg diungkapkan oleh kata-kata, apalagi jika wudhu tersebut dilakukan dengan sempurna dan teliti.

Selengkapnya…