Jika Kau Mencintaiku… Februari 20, 2009
Posted by Duddy in Cinta.Tags: Cinta, Puisi
9 comments
jika kau mencintaiku
dan aku pun mencintaimu
mari satukan hati dan jiwa kita
untuk saling mencintai, dan
saling menyayangi karena ALLAH SWT
mari satukan hati dan jiwa kita
untuk meraih berkah-NYA
untuk memperoleh ridho-NYA
Menarik… Februari 16, 2009
Posted by Duddy in Others.Tags: Jalalu'ddin Rumi, Puisi
1 comment so far
yang indah menarik yang indah
ketahuilah ini untuk memastikan
bacalah nas ini
perempuan yang baik
untuk laki-laki yang baik
di dunia ini segalanya menarik
mereka yang di dalam neraka
akan menarik yang di dalam neraka
mereka yang di dalam cahaya
akan menarik yang di dalam cahaya
(Jalalu’ddin Rumi)
Kau Tetap di Hati.. Februari 8, 2009
Posted by Duddy in Others.Tags: Puisi
3 comments
Setiap awal punya akhir..
Ada bahagia pasti ada kesedihan..
Bila saatnya tiba..
Aku kan terima..
Karena teman datang dan pergi..
Namun kau tetap di hati..
Cintaku Sederhana… Februari 1, 2009
Posted by Duddy in Cinta.Tags: Cinta, Puisi
14 comments
Cintaku sederhana dalam kesederhanaan..
Ia tidak berkobar-kobar penuh gelora
Cintaku sederhana dalam keterbatasan..
Ia tidak menggebu-gebu laksana cinta yg semu
Cintaku penajam imanku,
Penawar hati dari kelelahan dunia..
Sayap Rinduku Januari 28, 2009
Posted by Duddy in Cinta.Tags: Cinta, Puisi
12 comments
Saat jiwaku terluka
Saat hatiku rapuh
Sayap ini membawaku mengarungi samudera hati
Sayap ini membawaku melayang mencari tempat berteduh
Ruang hati kumasuki satu demi satu
Namun ku tak temui kedamaian di hati
Namun ku tak temui kehangatan di jiwa
Namun ku tak temui ketenangan di kalbu
Sampai akhirnya sayap rindu ini
Membawaku menuju hatimu
Menuju hatimu yang lembut
Menuju jiwamu yang tenang
Pencarianku usai sudah…
Kutemukan kedamaian saat indah sayapmu merengkuh hatiku
Kutemukan kehangatan saat indah sayapmu merengkuh jiwaku
Kutemukan ketenangan saat indah sayapmu merengkuh kalbuku
Kini…
Ijinkan sayap rinduku merengkuh dirimu saat kau terluka
Ijinkan sayap rinduku mengobati hatimu yang tersayat
Ijinkan sayap rinduku mengeringkan lukamu yang masih basah
Kupastikan kini sayap rinduku hanya akan terbang ke arahmu
Sayap rinduku hanya akan mengembang tuk merengkuh dirimu
Terbanglah bersamaku, melayanglah denganku
Kita songsong dunia baru dengan harapan yang baru…
Bila Ibu Boleh Memilih… Januari 20, 2009
Posted by Duddy in Cinta, Renungan.Tags: Anak, Cinta, Ibu, Puisi, Renungan
3 comments
Oleh : Ratih Sanggarwati (Ratih Sang)
Anakku…
Bila ibu boleh memilih…
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah
Sembilan bulan nak…
Engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata
Anakku…
Bila ibu boleh memilih…
Apakah ibu harus operasi caesar atau ibu harus berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum di antara peluh dan erangan rasa sakit
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah…saat paling membahagiakan
Segala sakit dan derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita Rasulullah di telinga mungilmu
Anakku…
Bila ibu boleh memilih…
Apakah ibu berdada indah atau harus bangun tengah malam untuk menyusuimu…
Maka ibu memilih menyusuimu
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan
Anakku…
Bila ibu boleh memilih…
Duduk berlama-lama di ruang rapat atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu
Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak…
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…
Everything I do… Januari 5, 2009
Posted by Duddy in Cinta.Tags: Cinta, Puisi
4 comments
Tangismu, tangisku juga…
Dukamu, dukaku juga…
Lelahmu, lelahku juga…
Bahagiamu, bahagiaku pasti…
Everything I do for your happiness…
Everything I do to make you happy…
Eventhough I have to sacrifice myself…
Keterbatasan… Desember 28, 2008
Posted by Duddy in Cinta.Tags: Cinta, Do'a, Puisi
10 comments
Jarak membentang
memisahkan kita…
Namun itu tak membuat
kita jauh di hati…
Berapapun jauhnya jarak
yang memisahkan…
Insya ALLAH hati kita akan selalu dekat
dan menyatu erat…
Keterbatasan yang ada
membawa hikmah
dan nikmat
yang sungguh sangat luar biasa…
Hati dan raga
terjaga dari lumuran dosa…
Hati dan raga
terhindar dari kemaksiatan…
Yaa ALLAH…
Yaa Rahmaan…
Terima kasih tlah KAU hadirkan dia
ke dalam hidupku…
Yaa ALLAH…
Yaa Rahiim…
Terima kasih tlah KAU kirimkan dia
untuk mendampingiku berjalan di jalan-MU…
Yaa ALLAH…
Yaa Maani’…
Jangan biarkan kami tersesat
dalam gelapnya rimba cinta dunia…
Yaa ALLAH…
Yaa Muqiit…
Jangan biarkan fananya cinta dunia
menodai puasa kami…
Yaa ALLAH…
Yaa Waliyy…
Perlihara kami, jaga kami,
dan lindungi kami
dari segala bentuk kezhaliman makhluk-MU…
Yaa ALLAH…
Yaa Mujiib…
Ridhoi kami…
Perkenankan kami…
Untuk berbuka puasa dengan janji suci di hadapan-MU…
Kau Ubah Hidupku… Desember 20, 2008
Posted by Duddy in Cinta.Tags: Cinta, Puisi
3 comments
Kau ubah hariku
Kau ubah hidupku
Hadirmu membawa…
Seribu alasan tuk membuatku tersenyum
Hadirmu membawa…
Seribu alasan tuk membuatku bahagia
Hadirmu membawa…
Seribu alasan tuk membuatku menjadi laki-laki yg lebih baik..





