Tanggung Jawab Sebelum Berumahtangga

Oleh: Utz. Fathi Yakan

Untuk menolong kita didalam usaha-usaha membina rumah tangga yang Islami, Islam telah memberikan petunjuk kepada kita. Di antaranya adalah:

SATU: Pernikahan kita haruslah karena ALLAH. Yaitu bertujuan untuk:
- membina sebuah rumah tangga yang Islami
- melahirkan keturunan yang sholeh
- membina keluarga yang sanggup memikul amanah dan dapat melaksanakan kewujudan hidayah ALLAH sehingga hidayah tersebut akan terus berlanjutan.

DUA: Pernikahan ditujukan untuk menjaga pandangan dan kehormatan kita sehingga kita betul-betul bertakwa kepada ALLAH. Rasulullah SAW telah bersabda, “ALLAH berhak menolong tiga golongan: orang yang berjihad di jalan ALLAH, hamba mukatab yang ingin membayar harga tebusannya, dan orang yang menikah dengan tujuan untuk dapat memelihara kehormatan dirinya.” (HR. Tirmidzi, Ibn Hibban, dan Al-Hakim)

Sabda Rasulullah SAW yang lain :
“Barang siapa yang menikah berarti dia telah menyempurnakan sebagian agamanya, maka hendaklah dia bertakwa kepada ALLAH yang merupakan sebagian lainnya lagi.” (HR. al-Baihaqi)
Selengkapnya…

Cinta dan Pernikahan


CINTA pada dasarnya adalah bukanlah sesuatu yang kotor, karena kekotoran dan kesucian sesuatu itu (dalam hal ini cinta) tergantung dari bingkainya. Ada cinta yang dibingkai dengan sesuatu yang suci dan halal namun ada juga yang dibingkai dengan sesuatu yang kotor dan haram. Dan cinta juga bukan hanya sekedar ketertarikan secara fisik belaka. Ketertarikan secara fisik hanyalah salah satu awal atau permulaan cinta, dan itu hanya pemicunya aja, tetapi bukan puncaknya. Dan menyukai keindahan adalah sudah menjadi fitrah manusia. Rasa cinta terhadap seseorang disamping dilihat dari keindahan bentuk dan rupa juga harus disertai atau melihat keindahan kepribadian dengan akhlak yang baik.

Silahkan dilanjut bacanya..

Standar Kemapanan Calon Mantu: Sebuah Renungan Untuk Para Orang Tua

Menambahkan tulisan Orang Miskin Dilarang Melamar, berikut ini ada sebuah tulisan yang saya ambil dari fesbuk. Semoga banyak hikmah dan manfaat yang bisa diambil dari kedua tulisan tersebut. Amin ya ALLAH..

Para lajang itu berkumpul tiap pekan dirumah saya untuk pengajian. Sekitar 10-12 orang. Sebenarnya ada yang sudah menikah, dua orang. Namun belum dikarunia putra. Seperti Ahad pagi kali ini, kami masuki awal tahun yang baru. Sayapun mengelola pengajian itu sesuai dengan ‘kebutuhan’ mereka. Tidak ada paksaaan. Semua berjalan dengan santai namun serius. Nilai-nilai Islam begitu luas dan luwes untuk dijabarkan dalam menjawab persoalan-persoalan kita.

Baca selengkapnya…

Kuntum Cintanya…

Ini cerpen lama yang baru aja ketemu di tumpukan email.. :)
Postingan ini sekedar untuk sharing dan sama sekali tidak saya edit, semoga ada manfaat yang bisa kita ambil.. amiin yaa Rabb…

=================

Sekuntum mawar putih

“De’… de’… Selamat Ulang Tahun…” bisik seraut wajah tampan tepat di hadapanku. “Hmm…” aku yang sedang lelap hanya memicingkan mata dan tidur kembali setelah menunggu sekian detik tak ada kata-kata lain yang terlontar dari bibir suamiku dan tak ada sodoran kado di hadapanku.

Shubuh ini usiaku dua puluh empat tahun. Ulang tahun pertama sejak pernikahan kami lima bulan yang lalu. Nothing special. Sejak bangun aku cuma diam, kecewa. Tak ada kado, tak ada black forest mini, tak ada setangkai mawar seperti mimpiku semalam. Malas aku beranjak ke kamar mandi. Shalat Subuh kami berdua seperti biasa. Setelah itu kuraih lengan suamiku, dan selalu ia mengecup kening, pipi, terakhir bibirku. Setelah itu diam. Tiba-tiba hari ini aku merasa bukan apa-apa, padahal ini hari istimewaku. Orang yang aku harapkan akan memperlakukanku seperti putri hari ini cuma memandangku.

Silahkan diteruskan bacanya..

Isteriku Tetap Yang Paling Cantik

Oleh : Fikriaty Ibnu Abbas

Pukul 4.05, alert di hpku membangunkan. Ia ikut bangun. Padahal, aku tahu baru pukul 23.30, ia bisa tidur setelah berjibaku dengan kerjanya, kerja rumah tangga, urusan dua anakku, dan mengurusi aku sebagai suami. Belum lagi, pukul 01.15 terbangun untuk sebuah interupsi.

Ups, rupanya ia lupa menyetrika baju kantorku. Aku mandi, shalat lail dan shalat subuh. ia selesai pula menyelesaikan itu. Plus, satu stel pakaian kerjaku telah siap.

Aku siap berangkat. Ah, ada yang tertinggal rupanya. AKu lupa memandangi wajahnya pagi ini. “Nda, kamu cantik sekali hari ini.” kataku memuji.

Selanjutnya…

Cinta Untuk Suami

Image Hosting by Picoodle.com

“Assalamu’alaikum…,” bisik Muhsin mengakhiri rakaat terakhirnya. Dibelakangnya Hasanah mengucap lafaz yang sama. Sholat jamaah usai. Seperti biasanya, sejak ia dinikahi Muhsin, Hasanah meraih tangan suaminya, disalami dan diciumnya.

“Bang…, boleh nggak saya bertanya,” desisnya setelah keduanya selesai berzikir.

“Tentu saja, masalah apa?”

Selengkapnya…

Karena Kau Cintaku

Image Hosting by Picoodle.com

Meniti hari meniti waktu
Membelah langit belah samudra
Ikhlaslah sayang kukirim kembang
Tunggu aku… tunggu aku…

Tak ingin segera melepaskan pelukan. Erat, dan semakin kuat merengkuh. Lalu dielusnya dengan lembut wajah teduh yang dihiasi jilbab berwarna pudar itu. Kedua pasang mata saling menatap mesra, penuh selaksa cinta. Tangan pun perlahan takzim diciumnya, berharap kelak merengkuh surga. Kemudian kaki tegap melangkah dengan iringan senyum serta do’a adinda. Sosok tubuh itu tampak semakin menjauh, namun hati akan selalu menautkan bulir-bulir rindu.

Selengkapnya…