Kesulitan dan Kemudahan

Ketidak-damaian hati kita,
terutama bersumber dari tidak utuhnya
pengertian bahwa kita sedang tumbuh
melalui kesulitan menuju kemudahan.

Kita diingatkan bahwa
kemudahan datang bersama kesulitan.

Tapi, kita lebih peka mengenali kesulitan
daripada kemudahan.

Kita lebih cepat mengeluh,
daripada mensyukuri datangnya jalan
menuju kemudahan.

Datangnya kesulitan adalah perintah
untuk menemukan kemudahan.

(Mario Teguh)

Keputusan dan Tindakan

Oleh : Mario Teguh

Kualitas kehidupan kita ditentukan oleh yang kita putuskan atau yang tidak, dan oleh yang kita lakukan atau yang tidak.

Tidak ada orang yang terbebas dari keharusan untuk membuat keputusan dan bertindak yang baik baginya.

Jika kita tidak memutuskan dan bertindak yang baik, maka kesulitan-lah yang akan dihadirkan didalam kehidupan kita.

Tetapi janganlah terlalu mengeluh, karena kesulitan adalah pemberitahuan akan adanya keharusan untuk memperbaiki keputusan dan tindakan.

Jika kesulitan yang sama itu, berulang; maka itu adalah tanda bahwa kita belum memperbaiki keputusan dan tindakan kita.

Sehingga sebetulnya, seseorang yang hidup lama dalam kesulitan, adalah orang yang lama bertahan dengan keputusan dan tindakan yang sama.

Kapankah terakhir kali Anda membuat keputusan yang baru?

Kapankah terakhir kali Anda melakukan sesuatu yang baru?

Apakah semua yang Anda putuskan dan lakukan adalah hal-hal lama yang Anda bawa ke masa-masa yang baru?

Maka, putuskanlah yang baik bagi Anda.

Jika Anda tidak baik bagi diri Anda sendiri, Anda tidak mungkin bisa menjadi baik bagi orang lain.

Dan lakukanlah yang baik bagi orang lain, karena itulah yang menjadikan Anda berlaku baik bagi diri sendiri.