Menyongsong Bulan Ramadhan yang Berkah

Sudah menjadi tekad dan niat kita semuanya sebagai individu muslim, bahwa puasa pada Ramadhan tahun ini harus lebih berarti. Lebih berkualitas, lebih dahsyat dan lebih optimal lagi dari puasa kita di tahun-tahun yang telah dilalui.

Mengingat puasa itu adalah merupakan ibadah mahdhah yang melibatkan unsur jasmani dan rohani. Maka di dalam menyambut pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan perlu adanya kesiapan yang baik dan sungguh sungguh.

Persiapan itu terdiri dari jasmani dan ruhani. Adapun persiapan ruhani antara lain:
Baca selengkapnya…

Kurma oh Kurma…

Kurma

Kurma

Ada dua kesenangan yang akan diperoleh oleh orang yang berpuasa, yaitu ketika berbuka puasa dan ketika bertemu dengan Rabb-nya, seperti hadits berikut ini :

Orang yang berpuasa mendapatkan dua kesenangan, yaitu kesenangan ketika berbuka puasa dan kesenangan ketika berjumpa dengan Rabbnya.
(HR Bukhari Muslim)

Dan kira-kira apa yang terbayang di benak kita menjelang berbuka puasa? Kolak, bubur kacang ijo, es campur, jus, gorengan, kue dan penganan yang manis-manis atau beragam makanan yang menggiurkan lainnya?! Tidak bisa dipungkiri, sederet minuman dan penganan itulah yang muncul ketika kita berniat membatalkan puasa. Memang, berbuka puasa dengan beragam minuman dan makanan seperti tesebut di atas adalah sesuatu hal yang lumrah dan wajar. Namun, bukankah minuman dan penganan tersebut memiliki efek samping yang kurang bagus disaat tubuh istirahat dari makan dan minum selama seharian penuh?

Silahkan dilanjutin bacanya… :)

Jangan Buka Puasa dengan Gorengan

Setelah berpuasa seharian, saat berbuka pun menjadi waktu yang sangat dinanti. Menu camilan gorengan biasanya menjadi hidangan yang dipilih setelah menyantap yang manis-manis. Tapi sebaiknya jangan buka puasa dengan gorengan. Mengapa?

Selain karena gorengan adalah makanan yang tidak sehat untuk tubuh, gorengan membawa efek yang tidak baik untuk saluran tenggorokan dan juga saluran pencernaan, terutama mereka yang seharian mengosongkan perutnya.

Lanjutin bacanya…

Manfaat Sholat Bagi Kesehatan

sujud

Rangkaian gerakan sholat yang dicontohkan oleh Rasulullah saw sarat akan hikmah dan manfaat bagi kesehatan. Sebab, setiap gerakan sholat merupakan bagian dari olahraga otot-otot dan persendian tubuh. Sholat dapat membantu menjaga vitalitas dan kebugaran tubuh tetapi dengan syarat semua gerakan sholat dilakukan dengan benar, tuma’ninah (perlahan dan tidak terburu-buru), dan istiqomah (konsisten/terus menerus).

Begitu banyak manfaat gerakan sholat bagi kesehatan tubuh manusia. Semakin sering kita sholat dengan benar, semakin banyak manfaat yg kita peroleh untuk kesehatan diri kita.

Mari kita lihat satu persatu dari gerakan sholat…

Lanjutin bacanya…

Pola Makan yang Sehat dan Seimbang

Seperti kita ketahui bersama makanan merupakan unsur penting bagi makhluk hidup khususnya manusia untuk menjaga kesehatan. Makanan yang kita konsumsi sebaiknya sehat, bergizi dan dikonsumsi secara seimbang. Oleh karenanya sebelum mengonsumsi makanan, ada baiknya kita memperhatikan kebaikan makanan (nilai gizi) bagi tubuh.

Dalam konsep Islam, makanan yang sehat dan baik (bergizi) diistilahkan dengan halalan (halal) dan thayyiban (baik dan bergizi). Ada 4 (empat) ayat dalam al-Qur’an yang menyertakan kedua sifat ini (halalan dan thayyiban) yang berkaitan dengan anjuran makan, yaitu :

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi. (QS. Al-Baqarah: 168)

Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya. (QS. Al-Maa’idah: 88)

Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Anfaal: 69)

Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. (QS. An-Nahl: 114)

Lanjutin bacanya…

Berdzikir Dapat Menenangkan Hati

Oleh : ‘Aidh Al-Qarni

Memang sifat ikhlas adalah yang dicintai ALLAH, tetapi tidak ada perbuatan yang dapat menjadikan hati lebih lapang dan berdampak pada pahala yang lebih besar melebihi perbuatan dzikir kepada ALLAH.

Ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS. Al-Baqarah [2]: 152)

Berdzikir kepada ALLAH merupakan surganya dunia. Barangsiapa yang tidak memasuki surga dunia itu, maka dia tidak akan masuk ke dalam surga akhirat. Dzikir dapat menyelamatkan jiwa dari berbagai musibah, beban dan bahaya yang mengancamnya. Bahkan, dzikir juga dapat dijadikan jalan yang mudah dan ringkas untuk memperoleh kebahagiaan dan kemenangan.

Berdzikir kepada ALLAH dapat menghilangkan awan ketakutan, kegelisahan, kegundahan dan kesedihan. Berdzikir juga dapat mengusir berbagai bencana, musibah dan putus asa yang memuncak.

Baca selengkapnya…

Slow Food, Kembali Pada Makanan Tradisional Yang Sehat

Tanpa sadar banyak di antara kita sudah tergiring pada pola makan amburadul serba fast food. Selain resto, supermarket penyedia fast food siap masak seperti nugget dan drumstick makin mudah terjangkau. Wajar saja kalau anak-anak kita pun makin banyak yang mengidap penyakit akibat kebiasaan menyantap fast food. Di balik ancaman fast food, pelan tapi pasti kita makin disadarkan pentingnya kembali ke pola makan tradisional yang alami, beragam, dan lebih sehat. salah satunya oleh gerakan Slow Food.

Sudah banyak kesimpulan hasil penelitian terhadap fast food. Prevalensi anak-anak kegemukan (obesitas) semakin meningkat. Usia penduduk pengidap diabetes dan penyakit degeneratif lainnya seperti hipertensi, penyakit jantung, stroke, dan osteoporosis menjadi semakin dini, termasuk diabetes di kalangan anak-anak. Ini hanya sebagian contoh paling menonjol yang terkait kebiasaan menyantap fast food.

Makanan fast food umumnya kaya lemak jenuh dan lemak trans, tinggi kalori, rendah serat, berlimpah gula, dan bahkan royal dengan tambahan food additives sintetis untuk menjadikan warna, tekstur, dan cita rasanya menggugah selera. Semua bahan tersebut sangat kurang bersahabat dengan kesehatan. Bahkan, sebagian fast food seperti donat dikelompokkan sebagai “makanan sampah” (junk food) karena nyaris tidak menyumbangkan nutrisi kecuali hanya gula, lemak, dan setumpuk kalori.

Selengkapnya…