Berbuka Puasalah…

Dari Sahl bin Sa’d ra., Rasulullah saw. bersabda,
Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka itu menyegerakan berbuka. (HR. Bukhari)

Dari hadits di atas tersebut telah jelas bahwa Rasulullah saw. mengajarkan kita untuk menyegerakan berbuka puasa, gak boleh menunda-nundanya. Apabila kita menyegerakan berbuka puasa, artinya kita telah menjalankan dan mengabadikan sunnah Rasulullah saw. Menyegerakan berbuka sangat dianjurkan karena memudahkan dan meringankan manusia yang berpuasa, sedangkan mengakhirkannya (memperlambatnya) menyerupai sikap berlebihan dalam mengamalkan agama dan menyerupai penganut agama Yahudi dan Nasrani. Abu Hurairah ra. meriwayatkan Rasulullah saw. bersabda,

Agama ini tetaplah eksis selama orang-orang mendahulukan berbuka, karena orang-orang Yahudi dan Nasrani mengakhirkannya. (HR. Abu Dawud)


Nah, jika sudah waktunya berbuka.. segeralah berbuka. Jangan lupa baca do’anya.. Mengenai do’a berbuka puasa, di kalangan masyarakat Indonesia do’a yang sering di tampilkan di media2 (terutama TV) adalah sbb: Allahumma laka sumtu wa bika aamantu wa ‘alaa rizqika afthartu birahmatika ya arhamarrohimin. [Ya ALLAH karena-MU aku berpuasa, dengan-MU aku beriman, kepada-MU aku berserah dan dengan rezeki-MU aku berbuka (puasa), dengan rahmat-MU, Ya ALLAH Tuhan Maha Pengasih.]

Namun ada do’a yang lebih afdhol daripada do’a di atas tersebut, karena do’a berbuka puasa yang ini berdasarkan hadits shohih.. Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah [Telah hilang dahaga dan telah basah urat-urat, dan telah ditetapkan pahala Insya ALLAH. (HR. Abu Daud, Baihaqi, Hâkim, Ibn Sunni, Nasâ’i, Daruquthni dan lainnya)]

Untuk makanan berbuka, Rasulullah saw. mengajarkan kepada kita untuk mengkonsumsi buah kurma atau air putih.

Diriwayatkan oleh Sulaiman bin Amir Addhabi ra. dari Nabi saw. bersabda, “Kalau salah seorang di antara kalian berbuka puasa supaya berbuka dengan kurma, karena ia mengandung keberkahan, kalau tidak menemukannya supaya minum air karena ia berkhasiat mensucikan.” (HR. Dawud dan Tirmidzi)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berbuka dengan beberapa biji ruthab (kurma masak yang belum jadi tamr) sebelum shalat Maghrib; jika tidak ada beberapa biji ruthab, maka cukup beberap biji tamr (kurma kering); jika itu tidak ada juga, maka beliau minum beberapa teguk air.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi. Hadits Hasan Shahih)

Kenapa mesti kurma dan bukan buah yang lainnya? Silahkan baca penjelasan lengkapnya di SINI. Namun ada kebiasaan masyarakat Indonesia yang agak salah mengenai makanan berbuka puasa. Pada umumnya masyarakat Indonesia lebih memilih untuk mengkonsumsi minuman dingin (sirup, es campur, es kelapa dsb.) dan goreng-gorengan untuk berbuka puasa. Minuman dingin memang sangat menggoda dan menyegarkan, tapi sebaiknya jangan langsung berbuka puasa dengan yang dingin-dingin, karena es dalam hal ini minuman dingin dapat menahan rasa lapar. Akibatnya hidangan lain yang lebih bergizi tidak disantap, sehingga mengurangi asupan gizi yang diperlukan. Mengenai goreng-gorengan, bisa di baca di SINI.

Dan satu hal lagi.. saat berbuka puasa janganlah dijadikan sebagai ajang balas dendam setelah seharian gak makan dan minum. Jangan berlebih-lebihan, karena ALLAH pun sangat gak suka dengan yang berlebih-lebihan. Sederhanalah dalam berbuka puasa demi kesehatan kita juga. Selamat memilih makanan berbuka puasa, semoga kita semakin bijak dalam bersikap dalam bulan penuh berkah ini.. amin yaa ALLAH.

11 thoughts on “Berbuka Puasalah…

  1. komen ku tadi masuk gak yah? tadi keknya udah nulis komen kok ilang yah?
    cuman bilang :

    *ngiler liat gambarnya.. huhuhuhuhu*

    Laki-laki Biasa: Tadi ketangkep sama Aki Ismet mbak.. hehehe..

  2. Pingback: Di Balik Puasa Sunnah Senin-Kamis « Laki-laki Biasa

  3. Pingback: Di Balik Puasa Sunnah Senin-Kamis…. « Ustadchandra's Blog

  4. Pingback: Hikmah Puasa Senin Kamis « Sophiesabrina's Blog

  5. Pingback: Hikmah puasa sunnah : KaLAM FK UGM

  6. Pingback: Ciri ciri wanita solehah « yulistmikpringsewu

  7. Pingback: Di balik puasa sunnah senin-kamis « chachantie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s