Pola Makan yang Sehat dan Seimbang

Posted: 14/08/2009 in Kesehatan, Renungan
Tags: , , , , , , , , , ,

Seperti kita ketahui bersama makanan merupakan unsur penting bagi makhluk hidup khususnya manusia untuk menjaga kesehatan. Makanan yang kita konsumsi sebaiknya sehat, bergizi dan dikonsumsi secara seimbang. Oleh karenanya sebelum mengonsumsi makanan, ada baiknya kita memperhatikan kebaikan makanan (nilai gizi) bagi tubuh.

Dalam konsep Islam, makanan yang sehat dan baik (bergizi) diistilahkan dengan halalan (halal) dan thayyiban (baik dan bergizi). Ada 4 (empat) ayat dalam al-Qur’an yang menyertakan kedua sifat ini (halalan dan thayyiban) yang berkaitan dengan anjuran makan, yaitu :

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi. (QS. Al-Baqarah: 168)

Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya. (QS. Al-Maa’idah: 88)

Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Anfaal: 69)

Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah. (QS. An-Nahl: 114)

Selain diharuskan mengonsumsi makanan yang halal dan baik, kita juga tidak boleh mengonsumsi makan dan minum terlalu berlebihan. Allah SWt berfirman,

Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (QS. Al-A’raaf: 31)

Rasulullah saw. mencontohkan pola makan yang terbaik. Caranya, tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Sabdanya adalah sebagi berikut:

Kami adalah sebuah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan apabila kami makan tidak terlalu banyak (tidak sampai kekenyangan).
(Muttafaq Alaih)

Pada hakikitnya cara yang dilakukan oleh Rasulullah saw. selain membuat tubuh sehat juga bermanfaat besar untuk mengontrol nafsu makan. Sebab nafsu makan yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan tubuh dan juga “kesehatan finansial”. Rasulullah hanya mau makan apabila merasa sudah sangat lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Pada prinsipnya makan itu hanyalah untuk menyambung hidup. Rasulullah saw. bersabda,

Sepertiga perut untuk makanan, sepertiga untuk minum atau air, dan sepertiganya lagi untuk nafas atau udara. (HR. Tirmidzi)

Jika kita melakukan dan mengikuti pola makan seperti yang Rasulullah saw kerjakan dalam keseharian kita, insya Allah kita akan terhindar dari perilaku konsumtif dan kecenderungan memperturukan nafsu perut. Memperturutkan nafsu perut dapat menimbulkan penyakit dan masalah kesehatan lainnya pada tubuh. Di jaman sekarang ini berapa banyak penyakit yang muncul karena kita tidak mampu untuk mengontrol nafsu perut. Jadi, pola makan seperti yang Rasulullah saw. lakukan merupakan tips jitu untuk memelihara kesehatan jasmani dan rohani.

Terlalu banyak makan juga tidak baik untuk kesehatan fisik maupun jiwa. Gangguan kesehatan yang dapat timbul misalnya mata sering terasa sering mengantuk, tubuh dan otak enggan berpikir dan beraktivitas. Akibatnya, produktivitas hidup menjadi menurun. Rasulullah saw. bersabda,

Terangilah hatimu dengan lapar, perangi nafsumu dengan lapar dan haus, dan ketuklah pintu surga dengan lapar juga. Dan pahalanya orang lapar seperti pahala orang yang berjuang di jalan Allah. Sesungguhnya tidak ada amal yang dicintai Allah kecuali lapar dan haus. Sedangkan orang yang kekenyangan tidak akan mampu memasuki kerajaan langit dan tidak pula merasakan manisnya ibadah.
(Imam Al-Ghazali, Kitab Mukasyafatul Qulub)

Dalam Kitab Minjahul Abidin disebutkan bahwa Khalifah Abu Bakar Ash-Shidiq RA pernah berkata, “Aku tidak lagi merasa kenyang setelah masuk Islam, supaya aku dapat rasakan manisnya beribadah kepada Allah. Aku tidak pernah lagi minum yang menyegarkan supaya aku dapat bertemu Tuhanku. Banyak makan menyebabkan seseorang malas beribadah. Banyak makan menyebabkan kegemukan, dan mata selalu mengantuk, badan terasa lemas sehingga aktivitasnya hanya tidur. Kalau sudah begini, ia bagai bangkai yang tidak berguna.”

Disarikan dari buku Berkah Sholat Dhuha
Gambar minjem dari Google Images

About these ads
Comments
  1. anintadiary says:

    Subhanallah a…jd malu, klo mkn suka ga kira2..apa aja pengenn…hehe…

    itu gunanya puasa ya a..mengontrol nafsu makan berlebihan…

    sesungguhnya dlm diri Rasulullah tdpt teladan yang baik..lagi sempurna :)

    Allahumma shollli alaa sayyidina wa maulana Muhammad…*duh kangen*

    Laki-laki Biasa : “Rajin-rajin puasa yuk.. :)
    Bentar lagi Ramadhan.. it’s the time!”

  2. nh18 says:

    HHmmm …
    1. Halal
    2. Baik dan bergizi
    3. Tidak berlebihan

    Ah ini pelajaran yang simpel tapi ada dalil-dalilnya …
    Terima kasih sharingnya ya Kang …

    Nanti kalau anak-anak saya punya tugas untuk kultum di sekolah saya mohon izin untuk merefer ke halaman ini ya Kang …

    Sungguh ini simple sangat tapi … mak nyos !!!

    Laki-laki Biasa : “Sama-sama Om..
    Silahkan Om, dengan senang hati.. :)”

  3. wah makasih banyak sahabat atas postinganmu ini……………………met puasa yah
    maafkan blue jika salah
    salam hangat selalu

    pa cabar?

    Laki-laki Biasa : “Sama-sama Bang.. maafkan juga kesalahan2 saya selama ini..
    Alhamdulillah baik.. Gimana kabar bang Blue?”

  4. tintawarna says:

    Jazakallah mas. Kata-kata Abu Bakar benar sekali. Semoga badan ini nggak menjadi bangkai hidup :(

    -nayla-

    Laki-laki Biasa : “Amiin yaa Rabb.. “

  5. Mida says:

    Tentang makan… aktivitas sederhana, kadang diremehkan, tapi ternyata banyak menimbulkan masalah jika menjalankannya tidak benar, ya…
    Memang Islam tu hebat! ^_^

    Postingannya keren-keren, aku izin link ya?

    Laki-laki Biasa : “Islam is rahmatan lil ‘alamiin..
    Silahkan Mbak Mida.. :)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s