Saat jiwaku terluka
Saat hatiku rapuh
Sayap ini membawaku mengarungi samudera hati
Sayap ini membawaku melayang mencari tempat berteduh
Ruang hati kumasuki satu demi satu
Namun ku tak temui kedamaian di hati
Namun ku tak temui kehangatan di jiwa
Namun ku tak temui ketenangan di kalbu
Sampai akhirnya sayap rindu ini
Membawaku menuju hatimu
Menuju hatimu yang lembut
Menuju jiwamu yang tenang
Pencarianku usai sudah…
Kutemukan kedamaian saat indah sayapmu merengkuh hatiku
Kutemukan kehangatan saat indah sayapmu merengkuh jiwaku
Kutemukan ketenangan saat indah sayapmu merengkuh kalbuku
Kini…
Ijinkan sayap rinduku merengkuh dirimu saat kau terluka
Ijinkan sayap rinduku mengobati hatimu yang tersayat
Ijinkan sayap rinduku mengeringkan lukamu yang masih basah
Kupastikan kini sayap rinduku hanya akan terbang ke arahmu
Sayap rinduku hanya akan mengembang tuk merengkuh dirimu
Terbanglah bersamaku, melayanglah denganku
Kita songsong dunia baru dengan harapan yang baru…





Sayap Ade adalah my YM ID.. Hahaha, jaka sembung bgt De komennya,
Jadi inget sebait puisi Kahlil Gibran..
Bila cinta memanggil…
Turutilah ia..
Meski jalan yang dilalui terjal dan penuh liku..
Sepertinya memang begitu ya..kita emang gak tau seperti apa jalan didepan sana..tapi selama ada harapan dan keyakinan juga keinginan..
Semua pasti bisa kita lewati Bersama…
Berdua..
Mudah mudahan segera terwujud keinginan yang mulia..
Sepenuh hati sie mendoakan..
Untuk mas duddy dan sayap cintanya v^^v
^_^ Saya harus membuat pengakuan dengan tulus bahwa saya tidak menyukai puisi…
Tapi saya berharap ‘ketulusan’ the Lord Of This Blog, do’a nya, kesabarannya, ikhtiarnya, dan keimanannya yang kokoh… mampu membuka pintu langit dan akan meng-ijabah-kan setiap do’a dan harapan.
Insya Allah… luka itu akan sembuh… and U, my brother, dan sayap rindunya, berdua, bisa terbang kemanapun yang di inginkan…
Selama kita memiliki keyakinan yang kokoh, tidak pernah berputus asa, bersedia berikhtiar meskipun mungkin harus keras, dan dibarengi kekuatan do’a… Insya Allah… saya masih percaya… tidak ada hal yang tidak mungkin…
(Remember Yaasiin ayat : 82)
uhh,,puisinya keren,,
Bolehkah kupinjam sayap itu?
sehingga aku bebas terbang dan mengikuti kemana engkau pergi?
agar aku selalu bisa menjagamu di setiap waktu?
*bagus banget deh puisinya
*
Boleh ikut terbang ?
uhm
hati-hati terbangnya ya…petirku kadang tak kenal siapa yg sedang terbang…maklum… di angkasa susah mengenali mana yg terlihat dan mana yg tidak terlihat
jd kadang asal nyambar…maaf
Kang Duddy …
Ini keren …
Wah.. jarang2 nih sahabatku menguraikan kata2 dalam puisi.
Dan puisi ini indah sekali..
Dalam dan fokus…
Terbanglah tinggi dengan sayap itu sahabatku..
Dan bawalah cintamu terbang bersamamu
Menuju pada kehidupan baru
Yang bahagia karena cinta kita padaNYA..
PS: Ngomong2 masang sayapnya gimana caranya sahabatku..? Siapa tau besok2 aku bisa nyamar jadi malaikat menggunakan sayap itu.. Hehehe..
Hati2 sayapnya patah, ntar jatuh..
Sakit lho kalo jatuh, bener ga’ kang?
saudaraku ,
ketia ia sibuk dengan urusan pekerjaannya .
aku disini menharap kedatangannya
sapanya tiada lagi
candanya tiada lagi
chatpun tak ada
smspun tak terbalas
Duhai sahabat dimanakah engkau
aku disini selalu melihatmu walau hanya di blogmu
Duhai sahabat
sedikit sapamu membuatku bahagia
Duhai sahabat aku menantimu
walau hanya sesaat
sahabat datanglah padaku
darimu yang merindukanmu
========================
A salamin ya. ya terserahlah siapa orangnya
Wasallam
mas kadang engkaupun sms juga ke diaaaaaaaaaaaaa
ah saudaraku emang ga tau