Fatimah Az Zahra RA, Puteri Kesayangan Muhammad SAW

Posted: 12/08/2008 in Kisah-kisah Islami, Renungan
Tags: , ,

”Fatimah adalah bagian dariku, siapa yang menyakitinya berarti menyakitiku, siapa yang membuatnya gembira maka ia telah membahagiakanku.” (Al Hadis) Di kalangan suku Quraisy, Fatimah dikenal fasih dan pintar. Ia meriwayatkan hadis dari ayahnya kepada kedua putranya Hasan dan Husein, suaminya Ali bin Abi Thalib, Aisyah, Ummu Salamah, Salma Ummu Rafi’, dan Anas bin Malik.

Kata ‘Fatimah’ berasal dari suku kata ‘Fathama’ yang berarti menyapih atau menghentikan atau menjauhkan. Sebuah riwayat marfu’ menyebutkan, dinamakan ‘Fatimah’ karena Allah Ta’ala menjamin menjauhkan putri bungsu Nabi SAW berikut seluruh keturunannya dari neraka. Riwayat ini diketengahkan oleh al Hafidz ad-Dimasyqi. Sementara riwayat versi an-Nasa-i menyebutkan bahwa Allah Ta’ala akan membebaskan Fatimah beserta orang-orang yang mencintainya dari neraka.

Fatimah juga disebut al-Battul yang berarti memisahkan, karena kenyataannya ia memang terpisah atau berbeda dari wanita-wanita lain sesamanya, baik dari segi keutamaan, agama dan kecantikannya. Ada yang mengatakan, karena ia memisahkan diri dari keduniaan untuk mendekat kepada Allah Ta’ala.

Fatimah Az-Zahra sangat terkenal di dunia Islam, karena hidup paling dekat dan paling lama bersama Nabi Muhammad SAW. Dari dialah keturunan Nabi Muhammad berkembang yang tersebar di hampir semua negeri Islam. Di kalangan penganut syiah, dia dan Ali bin Abi Thalib dianggap sebagai ahlulbait (pewaris kepemimpinan) Nabi Muhammad SAW.

Fatimah dilahirkan di Makkah pada 20 Jumadil Akhir, 18 tahun sebelum Nabi Muhammad hijrah atau di tahun kelima dari kerasulannya. Dia adalah putri bungsu Nabi Muhammad SAW setelah Zainab, Ruqayah dan Ummu Kaltsum. Saudara laki-lakinya yang tertua Qasim dan Abdullah, meninggal dunia pada usia muda.

Setahun setelah hijrah, Fatimah dinikahkan dengan Ali bin bi Thalib. Banyak yang ingin menikahinya kala itu. Maklum saja, selain rupawan, ia adalah perempuan terhormat, anak Rasulullah SAW. Dia pernah hendak dilamar oleh Abu Bakar dan Umar, keduanya sahabat Nabi Muhammad SAW, namun ditolak secara halus oleh Rasulullah SAW.

Sementara itu, Ali tidak berani melamar Fatimah karena kemiskinannya. Namun Nabi Muhammad SAW mendorongnya dengan memberi bantuan sekadarnya untuk persiapan rumah tangga mereka. Maskawinnya sebesar 500 dirham (10 gram emas), sebagian diperolehnya dengan menjual baju besinya. Nabi Muhammad SAW memilih Ali sebagai suami Fatimah karena ia adalah anggota keluarga yang sangat arif dan terpelajar, di samping merupakan orang pertama yang memeluk Islam.

Dari perkawinan Fatimah dan Ali, lahirlah Hasan dan Husein. Keduanya terkenal sebagai tokoh yang meninggal terbunuh di Karbala. Tak lama kemudian lahir berturut-turut: Muhsin serta tiga orang putri, Zaenab, Ummu Kaltsum, dan Ruqoyyah.

Kehidupan rumah tangga Fatimah sangatlah sederhana, bahkan sering juga kekurangan. Beberapa kali ia harus menggadaikan barang-barang keperluan rumah tangga mereka untuk membeli makanan, sampai-sampai kerudung Fatimah pernah digadaikan kepada seorang Yahudi Madinah untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka. Namun demikian, mereka tetap bahagia, lestari sebagai suami istri sampai akhir hayat.

Fatimah adalah putri kesayangan Rasulullah SAW. Suatu waktu Nabi Muhammad SAW pernah mengatakan kepada Ali, ”Fatimah adalah bagian dariku, siapa yang menyakitinya berarti menyakitiku, siapa yang membuatnya gembira, maka ia telah membahagiakanku.” Ini dikatakan oleh Rasulullah SAW sehubungan dengan keinginan seorang tokoh Quraisy untuk menikahkan anak perempuannya kepada Ali. Ali tidak menolak tetapi segera dicegah oleh Rasulullah SAW.

Sikap Nabi Muhammad SAW semakin keras ketika Abu Jahal manawarkan anak perempuannya kepada Ali. Nabi Muhammad SAW mengatakan, ”Ceraikan dulu Fatimah jika Ali berniat untuk menikahkannya.” Ini merupakan bukti kuat akan kecintaan Rasulullah SAW kepada putri bungsunya ini. Memang Nabi Muhammad SAW sangat sayang kepada Fatimah. Sewaktu Nabi Muhammad SAW sakit keras menjelang wafatnya, Fatimah tiada hentinya menagis.

Nabi Muhammad SAW memanggilnya dan berbisik kepadanya, tangisannya semakin bertambah, lalu Rasulullah SAW berbisik lagi dan dia pun tersenyum. Kemudian hal tersebut ditanyakan orang kepada Fatimah, dan dia menjawab bahwa dia menagis karena ayahnya memberitahukan kepadanya bahwa tak lama lagi sang ayah akan meninggal, tapi dia tersenyum karena seperti kata ayahnya, dialah yang pertama akan menjumpainya di akhirat nanti.

Fatimah meninggal tak sampai selang setahun dari ayahnya. Diriwayatkan dari Aisyah RA, ”Fatimah wafat setelah enam bulan ayahnya, Rasulullah SAW, tepatnya pada hari Selasa bulan Ramadlan tahun 11 Hijriyah. Fatimah RA wafat dalam usia 28 tahun. Merasa ajal seudah dekat, dia membersihkan dirinya, memakai pakaian yang terbaik, memakai wewangian dibantu oleh iparnya, Asma bin Abi Thalib. Dia meninggal dengan satu pesan; hanya Ali, suaminya, yang boleh menyentuh tubuhnya.” Fatimah adalah seorang wanita yang agung, seorang ahli hukum Islam. Dia adalah tokoh wanita dalam bidang kemasyarakatan, orangnya sangat sabar dan bersahaja, dan akhlaknya sangat mulia.

Tabloid Jumat Republika

About these ads
Comments
  1. abu 'Azam says:

    seandainya wanita-wanita di dunia ini seperti siti fatimah,….oh begitu indahnya,.

  2. Dude says:

    tapi sepertinya sulit terjadi kang…

  3. Ninta says:

    …Sementara itu, Ali tidak berani melamar Fatimah karena kemiskinannya. Namun Nabi Muhammad SAW mendorongnya dengan memberi bantuan sekadarnya untuk persiapan rumah tangga mereka. Maskawinnya sebesar 500 dirham (10 gram emas), sebagian diperolehnya dengan menjual baju besinya…

    di buku ttg Fahimah yg aku baca a…ada kelanjutannya..*sekedar menambahkan ya a*

    Fathimah “manggadaikan” mas kawinnya kepada Allah..diganti dengan “kemampuan memberi syafa’at di yaumil akhir”..
    dan Allah SWT melalui jibril memberikan secarik kertas bertuliskan “Aku terima mas kawin Fathimah putri Rasulullah diganti dgn Syafaat di hari Akhir”
    Subhanallah ya a…

    Insya Allah…kesalahan semata milik saya, dan kebenaran hanya milik Allah SWT..

    • ulil albab says:

      bisa dijelaskan hadits mana dan kekuatan hadits tsb dari segi isnad dan matan? Jibril hanya berbicara dan bertemu dgn Rasul, jadi tidak mungkin Jibril mendatangi Ali dan memberikan kertas berisikan tulisan tsb..:)

  4. guntur bilulu/manado says:

    subahanaullah, harus ada Fatimah-Fatimah lainnya di indonesia ini, yang ahklaknya dan semua perangani harus seperti beliau.

    Insya allah kita akan berjumpa dengannya diyaumil akhir, amiiin.

  5. pia says:

    aduh….pia pingin kisah cinta lengkap dunk fatimah sama ali nya pingin di contoh gitu loch hehe…

  6. fia says:

    wah pengen deh punya sifat seperti fatimah pasti seneng buanget

    • Aida says:

      tidak mudah untuk menjadi wanita seperti Fatimah r.a. apa lagi manusia zaman sekarang kebanyakan nya lalai terutamanya dalam bidang keagamaan. adapun tapi masih jauh untuk menjadi seperti Fatimah. sekirany ingin jadi seperti dia, cukup taat kepada suami dan org tua. jaga maruah diri dan keluarga. InsyaAllah…. Jannah menanti untuk bertemu FAtimah.

  7. ai says:

    subhanallah
    smoga saya bisa mnladani bliau
    amiin

  8. safina sondang says:

    mungkinkah akan lahir fatimah-fatimah baru…??
    tapi rasanya tidak mungkin…!!!
    betapa aku mengaguminya, betapa aku merindukannya….YA ALLAH…..!

  9. syarifah helliyati says:

    Subhanallah….
    ijin copas ya Akhi….

  10. meme says:

    wah…… fatimah azzahra adalah orang yang paling mulia .., sungguh sungguh mulia nya dia di hadapan Allah

  11. Hikmah says:

    Subhanallah,,,,,
    hamba Ingin sekali memiliki kepribadian seperti Fatimah Az zahrah,,,
    Hamba ingin menjadi salah satu orang yang disayangi oleh Rasulullah dan menjadi orang yang diridohi oleh Sang Khalik,,,

  12. Fitshe says:

    slm,
    mdah2n qt smw wNTa muslimah indonesia mNDdpat pancaran sinar cahaya berkah dr ahli baith siti fatimah az zahrah…

    amiin y rABB..

  13. shanty says:

    sungguh mulia akhlak beliau jd qta pun wjb sbg kaum wnta u/ mengikuti lngkh beliau…… mdah2n qta trmsuk wnta sperti beliau…..
    amiiiinnn…..

  14. Nurjanah says:

    semoga Allah berkenan membagi sedikit dari akhlak’y pada kita….

  15. nur fatimah says:

    mulia nye fatimah az-zahra… mdh-mdh driku tbh dn sbr sprtinye…

  16. ben-ben says:

    Ass. wr. wb. koreksi dikit: klu ngak salah cucu Rasul yang meninggal di karbala itu hanya Husen…sementara kalu Hasan meninggal karena sakit..

  17. [...] Sumber internet : http://dheryudi.wordpress.com/2008/08/12/fatimah-az-zahra-ra-puteri-kesayangan-muhammad-saw/ [...]

  18. rahma says:

    wah… q jd pngn kyk fatimah

  19. eliana sherfazah says:

    nanti fatimah akan d syurga…

  20. Muhammad fadliansyah says:

    itulah putri Rasulullah yang berhak kita kenal dan kita cintai, karena hal itu bernilai ibadah !!!

  21. kae says:

    Fatimah is the best woman!
    Apa bisa berjumpa aq dg nya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s